My Product

My Product

Senin, 18 Januari 2016

Cara Ampuh mengembangkan omset : Fokus pada Core Competence

Cara Ampuh mengembangkan omset : Fokus pada Core Competence
Fokus



Update terbaru artikel-artikel menarik, renyah, dan inspiring tentang manajemen keuangan, akuntansi, karir bidang keuangan, dan personal finance pindah ke  www.manajemenkeuangan.net

Ada beberapa model bisnis di dunia maya, salah satunya adalah berjualan produk, baik melalui pihak ketiga maupun membuka website sendiri. Pertanyaan yang kemudian  muncul adalah “apakah model bisnis seperti itu efektif?”

Membuat produk sendiri, memasarkan sendiri, membangun sistem pemasaran sendiri, dan mengirim produk ke pelanggan sendiri. Bila skala bisnisnya masih kecil dan transaksi yang terjadi pun masih sedikit maka model bisnis seperti itu mungkin masih memungkinkan. Tapi bagaimana bila skala bisnisnya semakin membesar?

Memang bisa saja pelaku bisnis itu membuka divisi atau usaha di bidang lain yang bisa mendukung bisnis utamanya. Misalnya membuat bisnis logistik yang akan berfungsi mengantarkan barang ke pelanggan, dan memuat barang-barang yang dibutuhkan, seperti raw material.

Kemudian bisa juga membuka bisnis kemasan dan advertising yang berfungsi dalam urusan kemasan dan branding perusahaan, demikian juga dengan bisnis-bisnis lainnya. Tapi kembali kepada pertanyaan sebelumnya “ efektifkah model seperti itu?”

Ada satu contoh yang relevan dengan kasus ini. KFC, Pizza Hut dan Taco Bell yang beromset lebih besar daripada Rp 140 T memutuskan untuk tidak mengirimkan sendiri pasokan bagi puluhan ribu outletnya, dan kemudian menunjuk perusahaan logistik McLane yang omsetnya lebih besar daripada Rp 610 T untuk mengerjakannya.


Cara Ampuh mengembangkan omset : Fokus pada Core Competence
Independent

Spesialis resto fast food bersinergi dengan spesialis logistik. Mereka mengerahkan seluruh sumber dayanya untuk menambah outlet restonya di seluruh dunia. Mereka fokus dan bersinergi!
Skala usaha yang besar akan meningkatkan biaya, seperti biaya operasional dan biaya-biaya lainnya. Selain itu, perusahaan yang gemuk akan kesulitan dalam bergerak, beda dengan perusahaan ramping yang bisa bergerak dengan lincah. 

Bila bisnis onlineAnda skalanya semakin membesar, maka perlu dipikirkan untuk fokus pada bidang dan core competence Anda, sedangkan bidang-bidang lain biarlah dikerjakan oleh orang lain.


Bagaimana pendapat Anda?

0 komentar:

Posting Komentar