My Product

My Product

Sabtu, 30 November 2013

Fakta kandungan gizi ikan dan manfaatnya

Fakta kandungan gizi ikan dan manfaatnya



Pada artikel sebelumnya tentang Benarkah ikan laut bermanfaat untuk perkembangan balita? Di artikel itu, kami sudah memberikan informasi mengenai kandungan dan manfaat ikan. Yang paling terkenal adalah kandungan protein-nya. 

Berikut ini kandungan lengkap dari ikan :
-  Omega3, sebuah zat yang bermanfaat untuk proses perkembangan otak pada janin dan penting  
   untuk perkembangan fungsi syaraf serta penglihatan bayi. 
-  Asam Amino seperti Taurin untuk merangsang pertumbuhan sel otak balita.
-  Vitamin A dalam minyak hati ikan untuk mencegah kebutaan pada anak. 
-  Vitamin D dalam daging dan minyak hati ikan untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang. 
-  Vitamin B6 untuk membantu metabolisme asam amino dan lemak serta mencegah 
    animea dan keru sakan syaraf. 
-  Vitamin B12 untuk pembentukan sel darah merah, membantu metabolisme lemak, dan melindungi
    jantung juga kerusakan syaraf. 
-  Zat besi yang mudah di serap oleh tubuh. 
-  Yodium untuk mencegah terjadinya penyakit gondok dan hambatan pertumbuhan anak. 
-  Selenium untuk membantu metabolisme tubuh dan sebagia anti oksidan yang melindungi tubuh
   dari radikal bebas. 
-  Seng yang membantu kerja enzim dan hormon. 
-  Flour yang berperan dalam meguatkan dan menyehatkan gigi anak. 

Sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik. Loh apa kaitannya dengan artikel ini, kok seakan tidak nyambung dengan tema artikel? Walaupun kandungan ikan sangat bermanfaat bagi kesehatan, sebaiknya kita bijak dalam mengolah dan meng-konsumsinya. 

Cara pengelolaan ikan yang salah, akan menyebabkan zat-zat yang terkandung pada ikan akan menyusut dan bahkan hilang. Demikian juga dengan pola konsumsinya, bila berlebihan, bukan kesehatan yang akan diperoleh tapi sebaliknya. 

Lalu.... Apakah makanan olahan seperti : Balado ikan kalapan, kripik ikan kalapan, Siput Laut, balado teri nasi, Teri Nasi Goreng sudah memenuhi standar kesehatan?

Penasaran? 

Ikuti artikel berikutnya tentang cara mengolah ikan tanpa mengurangi kandungan nutrisi-nya. 

Bagaimana pendapat Anda?

***

0 komentar:

Posting Komentar