Senin, 06 Juli 2015

Perhatikan Kata Pelanggan!

perhatikan kata pelanggan




“ Pelanggan adalah raja”

Ungkapan itu sangat fenomenal dan kebanyakan orang tahu. Walaupun ungkapan itu tidak sepenuhnya benar. Iya kan?

Seorang customer membeli produk atau jasa tidak semata-mata ‘kasihan’  atau ingin membantu penjual, tapi mereka membutuhkan produk atau jasa. Jadi ada semacam timbal balik yang saling menguntungkan.

Jadi pelanggan tidak bisa se-enaknya terhadap pembeli!

Memang, keberlangsungan suatu usaha sangat tergantung dari penjualan. Bagaimana mungkin usaha akan berkembang bila tidak ada pelanggannya? Betul kan? Oleh karena itu, bekerjasamalah dengan pelanggan! Sebuah kerjasama yang setara dan saling menguntungkan. Terima masukkan baik dari pelanggan, entah itu berkaitan dengan detail produk/jasa dan pelayanan.

Ada pengalaman yang mungkin bisa diambil hikmahnya berkenaan dengan bisnis kami, yaitu menjual produk hasil laut.  Waktu itu kami menjual 4 produk dengan 4 varian kemasan. Ada seorang calon pembeli yang melihat-lihat dan mencoba produk kami.

Setelah ngomong ngalor-ngidul dia mulai menyinggung produk kami.

“ bisakah rasa asinnya dikurangi, sedikit saja?”

Saya tanya balik, “ ini terlalu asin ya?”

“ ada beberapa orang yang kurang suka asin, sehingga bila rasa asinnya dikurangi sedikit saja, saya rasa akan semakin banyak orang yang suka”

“ lalu, kalau bisa lebih banyak lagi varian kemasannya “ dia melanjutkan pembicaraannya.

“ satu lagi, desain labelnya lebih baik lagi ya “ kemudian dia menutup pembicaraannya.

Saya berpikir ada benarnya juga masukannya. Dan beberapa minggu kemudian kami mulai membenahi label dan memperbanyak variasi kemasan produk.

Itu, salah satu masukkan dari pelanggan atau calon pelanggan yang menurut kami bisa di aplikasikan.

Lalu bagaimana dengan Anda?

***

Kamis, 02 Juli 2015

2 tips menjadi kreatif dari perjalanan ke tempat kerja

2 tips menjadi kreatif dari perjalanan ke tempat kerja



Coba sekali-kali amati saat di transportasi umum, bagaimana kondisi orang-orang yang berangkat kerja di pagi hari?
Atau beberapa komen di socmed seperti Google+.


Beberapa kondisi umum yang sering terlihat adalah:
1.       Sibuk dengan gadget-nya ; telpon, sms, main game, browsing dll
2.       Tidur
3.       Baca koran, buku, majalah
4.       Ngobrol dengan teman atau orang yang baru kenal di sebelahnya
5.       Diam melamun atau melihat serta mengamati sekeliling

Di blog strategi manajemen dituliskan bahwa salah satu cara dari 40 cara untuk menjadi kreatif adalah dengan bepergian. Sehingga bila berangkat kerja dianggap sebagai bepergian maka akan menjadikan seseorang kreatif .

Masalahnya, kebanyakan orang tidak menjadikan saat menuju tempat kerja sebagai bepergian, maka yang terjadi ya begitulah….

Untuk menyiasati kondisi itu maka cobalah untuk mencari rute-rute alternatif, seperti melalui jalan tikus, sehingga tidak bosan dengan yang itu-itu saja. Usahakan untuk melewati rute yang berbeda saat berangkat dan pulang kerja. Selain tidak membosankan, sekaligus bisa dijadikan sedikit hiburan mengurangi penatnya pekerjaan, dan bonus-nya ….. otak akan bertambah kreatif!

Dan bila anak anda ingin kreatif, baca artikel berikut : Inilah Membangun Kreatifitas Anak dengan Robotika

Tidak percaya? Coba saja…

***


Rabu, 24 Juni 2015

Tips Agar Perjalanan ke tempat kerja Lancar : Rute Alternatif


Tips Agar Perjalanan ke tempat kerja Lancar : Rute Alternatif



Sudah satu bulan ini transportasi ke  kantor tidak melewati rute biasa yang dilewati sehari-hari. Kondisi ini akan terus berlangsung untuk beberapa bulan kedepan. Penyebabnya adalah ada perbaikan terhadap tiga jembatan di sepanjang jalan utama.

Rute itu, selama ini dijadikan terobosan, jalan pintas, atau rute alternatif bagi beberapa kendaraan kecil. Sempit, berkelok, dan tidak mulus aspalnya. Tapi rute tersebut  akan sangat terasa manfaatnya tatkala rute umum bermasalah, seperti macet.

Lalu apa kaitannya dengan jalan tikus?
Jalan tikus ya sebuah jalan yang biasa di lewati tikus, iya kan? J Yaitu sebuah jalan kecil, berkelok, dan bisa sebagai jalan pintas.

Lalu apa hubungannya dengan bisnis?

Ketika suatu usaha, metode, atau cara tidak bisa menyelesaikan persoalan maka cari jalan lain! Kebuntuan itu jangan dibiarkan menghentikan perjalanan sebuah bisnis.

Aliran air yang dibendung akan mencari jalan lain untuk terus mengalir, bahkan banyak peribahasa yang menggambarkan keadaan itu, contohnya;  " banyak jalan menuju Jakarta " J bisa lewat darat, udara, atau laut.

Dan bila ingin kreatif di saat perjalanan Anda, tak salahnya untuk membaca artikel ini : agar perjalanan Anda bisa meningkatkan kreatifitas

Jadi, kalau usaha yang sedang kita kelola menemui suatu masalah, tidak usah galau, stres, atau ingin bunuh diri tapi hadapi saja kata Bang Iwan Fals. Hadapi dengan cool, calm dan terus mencari cara-cara yang tepat untuk keluar  dari persoalan dengan kepala tegak dan tersenyum.



***

Rabu, 10 Juni 2015

Pospek dan Peluang Bisnis Kursus Komputer

Pospek dan Peluang  Bisnis Kursus Komputer
MCC Sidoarjo


Seorang teman sedang merintis lembaga kursus komputer dengan bidang keahlian administrasi perkantoran, akuntansi komputer, dan secara bertahap merambah keahlian lain, yaitu pemrograman, desain grafis serta multimedia.   

Lazimnya sebuah bisnis yang baru didirikan, diperlukan usaha yang sungguh-sungguh dan fokus layaknya merawat bayi. Siswa atau peserta kursus masih sedikit, sedangkan biaya operasional dan marketing terus jalan. Sebulan, dua bulan, dan tiga bulan….. belum ada tanda-tanda bisnis itu akan tumbuh pesat, sampai pada titik tertentu kadang timbul pemikiran “ apakah akan dilanjutkan atau cukup sampai di sini saja! “.

Beberapa langkah dan terobosan ‘seakan-akan’ sudah dijalankan, tapi hasilnya belum sesuai harapan. Om Google sudah jadi teman karib sehari-hari. Sebagai teman untuk mencari informasi bahkan kadang, karena ‘seolah-olah’ otak sudah buntu, dia pun siap menampung keluh kesahnya J

Pertanyaan berikutnya yang muncul adalah “ masih prospektifkah membuka kursus komputer?” Bila usaha itu tidak prospektif, kenapa banyak lembaga sejenis yang bisa berjaya, seperti Komputer-Teknologi dan namanya cetar membahana?  Lalu kesimpulannya adalah “ pasti ada sesuatu “ yang menyebabkan usaha itu belum berkembang.

Saya menulis “ ada sesuatu “ karena sesuatu itu bisa kesalahan atau memang “belum waktu-nya”, kata pemudah lebay “bukankah semua akan indah pada waktunya” J. Saya percaya, selalu ada sisi teknis dan sisi lain yang di luar kekuasaan kita. Bila faktor teknis sudah diterapkan dengan benar, tapi hasilnya belum sesuai yang diharapkan, maka tidak usah galau, cool aja man. Harapan itu masih ada!

Pada saat saya mengikuti training project management, apabila sebuah proyek sudah di-implementasikan sesuai dengan juklak-nya sedangkan result-nya belum sesuai dengan yang diharapkan, maka kita review kembali langkah-langkah yang sudah dijalankan, barangkali ada yang terlewatkan!

Logikanya adalah bila kita melakukan langkah 1,2,3 maka hasilnya anggap saja A, lalu kenapa langkah1,2,3 sudah dilakukan, hasilnya belum 100% A? Kemungkinan pertama, langkah 1,2,3 belum dijalankan 100%. Kedua, ada faktor tertentu yang di luar kekuasaan kita.

Demikian juga apa yang terjadi dengan teman saya itu. Kemungkinan pertama, dia belum melakukan upaya sebesar 100% untuk mengembangkan usaha kursusnya. Menurut ‘perasaannya’ teman saya itu sudah melakukan upaya 100%, padahal kenyataannya belum!

Atau barangkali diperlukan kreatifitas, seperti dalam artikel berikut : Cara Membangun Kreativitas atau di sini : Be Kreatif!

Untuk mengukurnya, bandingkan dengan orang lain,  apa yang sudah dilakukan.

***   

Kamis, 04 Juni 2015

Nyaris!..... ternyata harus mencoba lagi

Nyaris!..... ternyata harus mencoba lagi
Nyaris!



Bulan Mei 2015, saya dikenalkan dengan seorang customer dari teman saya yang mempunyai usaha di bidang IT. Tujuan utamanya adalah untuk membantu pekerjaannya. Modul finance&accounting yang merupakan bagian dari aplikasi yang sedang dikerjakan memerlukan seseorang yang mempunyai pengetahuan yang mendalam tentang bidang itu. Sedangkankan pelanggannya tidak memiliki orang yang mengerti finance&accounting.

Singkat cerita, akhirnya kami bertemu di kantor pelanggan teman saya itu. Perbincangan berlangsung dengan baik.Awal perbincangan, saya banyak mendengarkan cerita tentang berbagai hal perusahaanya. Tentang awal mula usahanya dan berbagai permasalahan yang menyertainya.

Ceritapun berlanjut ke rumah pribadinya. Dua hari setelah pertemuan, saya diminta untuk mengirimkan surat penawaran. Surat penawaran pun segera saya kirimkan. Di hari yang sama, beliau-nya menelpon,

" Apakah harga sebesar itu tidak kemahalan?" terdengar dari seberang sana.

Salah satu pertimbangan saya dalam menetapkan harga adalah dari harga konsultan sebelumnya. Saya menetapkan harga 80% dari harga konsultan sebelumnya. Negosiasi harga pun terus berlanjut. Saya mencoba untuk fleksibel menampung keinginannya. Beliau meminta waktu untuk berpikir lagi.

Setelah berjalan beberapa hari tanpa ada kabar berita dari beliau, saya mengirim email untuk menanyakan  apakah sudah ada keputusan akhir atau belum. Hari demi hari berlalu tanpa ada balasan dari email yang telah saya kirim. Akhirnya saya menyimpulkan bahwa beliau tidak jadi untuk melakukan kerjasama dengan saya.

Itulah salah satu cerita kecil tentang proses untuk mendapatkan calon pelanggan.  

Pelajaran dari cerita ini adalah :

1. Banyak jalan untuk mendapatkan calon pelanggan, salah satunya adalah melalui jaringan pertemanan.
2. Kemampuan berkomunikasi sangat diperlukan untuk mendapatkan pelanggan.
3. Kesabaran, tidak cepat putus asa dan kekuatan bangkit kembali juga diperlukan oleh seorang pebisnis.

Proses yang melelahkan, seolah-olah akan terjadi kesepakatan yang menguntungkan, dan hasil akhirnya ternyata tidak sesuai dengan harapan kita sangat menguras energi serta emosi kita. Oleh karena itu diperlukan kesabaran dan daya resiliensi.    

Dan barangkali diperlukan daya kreatifitas yang tinggi seperti artikel berikut ini : kreatif lah! atau di artikel ini : Cara Membangun Kreatifitas

Bila ada cerita-cerita lain, silahkan dibagi, barangkali bermanfaat bagi orang lain.

Terima kasih.  



***

Jumat, 15 Mei 2015

Pengaruh Pembatasan jam operasional truk dan pendapatan perusahaan

Pengaruh Pembatasan jam operasional truk dan pendapatan perusahaan
Pembatasan jam operasional kendaraan


Saya sering melintasi ruas jalan Deanles Manyar – Sidayu Gresik, Jawa Timur. Sudah menjadi pemandangan yang lazim, di ruas jalan tersebut dilewati kendaraan-kendaraan besar dengan volume muatan yang besar.

Salah satu akibatnya, jembatan panjang yang membelahi Sungai Bengawan Solo di Ds. Sembayat ambrol dan setelah diperbaiki, kendaraan-kendaraan bertonase besar dilarang melintas di jembatan tersebut.  

Persoalan tidak selesai dengan pelarangan itu! Para pengusaha tidak kehilangan cara, mereka mengganti dengan kendaraan-kendaraan truk kecil. Kemacetan dibeberapa ruas jalan pun tak terhindarkan, terutama di jam-jam sibuk.

Pihak yang berwenang pun akhirnya memberlakukan peraturan baru yaitu pembatasan jam operasional truk. Waktu pembatasannya adalah Jam 06.00 – 09.00 dan 15.00 – 18.000.

Apakah pembatasan jam operasional truk itu berakibat sesuai yang diharapkan?

Belum!

Akibat kebijakan itu, kemacetan berpindah ke ruas jalan Sembayat – Sidayu, Gresik. Deretan truk berhenti dipinggir jalan menunggu jam pembatasan operasional itu berakhir.

Lalu bagaimana dampak kebijakan itu terhadap pendapatan perusahaan?

Mengambil contoh dari satu perusahaan di Sidayu yang mempunyai puluhan truk, menurut mereka dengan pembatasan jam operasional itu mengurangi pendapatan, truk yang sehari dapat 3-4 rit, sekarang hanya 2 rit.

Dampak berikutnya adalah mereka mengurangi jumlah alat berat yang bekerja di lokasi tambang, sehingga bagi pengusaha pendapatannya berkurang, bahkan rugi karena biaya operasional alat beratnya terus berjalan.  

Kesimpulannya adalah untukmenyelesaikan persoalan secara tuntas maka diperlukan analisa secara menyeluruh. Lalu ambil kebijakan yang menyeluruh tidak sebagian-sebagian, lalu implementasikan! 



***

Senin, 11 Mei 2015

Re-branding, Perlukah?


Seorang teman yang sudah lama berkecimpung di dunia training bahasa Inggris berusaha meningkatkan pendapatannya dengan melakukan beberapa strategi antara lain re-branding. Salah satu yang dijalankan adalah dengan merubah logo perusahaan.

Beberapa perusahaan besar juga melakukan ini, yaitu dengan  merubah logonya dan menghabiskan dana yang tidak sedikit. Ada perusahaan di bidang oil & gas, perbankan, telekomunikasi, distribusi, dan makanan.

Lalu bagaimana dampak penggantian logo terhadap perusahaan? Apakah omsetnya semakin meningkat? Tingkat kepercayaan pelanggan semakin baik?

Logo yang baik menurut Shimp,adalah :
1.       Mudah dikenali dan juga mudah diingat kembali
2.       Essensial-nya membawa meaning yang dipersepsikan sama oleh konsumen
3.       Menimbulkan suatu perasaan yang positif

Untuk lebih jelasnya coba kita lihat pengaruh penggantian logo oleh beberapa perusahaan :

Starbuck
Logo Starbuck yang baru membuat perusahaan tersebut kini telah menjelma menjadi seperti Nike atau Apple yang telah membuat konsumen bercerita mengenai logo mereka.



Re-branding
evolussi logo


Bank Mandiri
Peluncuran logo baru merupakan manifestasi visual program transformasi Bank Mandiri untuk menjadikan Bank Mandiri sebagai Dominant Multi Specialist menuju Regional Champion Bank.



Re-branding
evolusi logo


Frisian Flag Indonesia
Logo terbaru yang terlihat lebih segar dan modern ini merupakan bentuk adaptasi terhadap masyarakat Indonesia yang dinilai semakin modern.


Re-branding



Dari beberapa contoh di atas, dapat dilihat bahwa penggantian logo perusahaan bisa memberikan pengaruh yang baik terhadap kinerja perusahaan.

Teman saya mungkin ingin meniru apa yang sudah dilakukan oleh perusahaan besar. Perubahan yang bisa dilihat dalam waktu yang pendek adalah penampilan kantor. Warna berubah, kop surat, invoice, screen saver di komputer… tapi seragam karyawan belum berubah J

Berikut ini perubahan logo-nya.



Re-branding
evolusi logo ILC Sidoarjo


Untuk pengaruh kinerja perusahaan belum terlihat dan perlu beberapa bulan ke depan.

Moga dengan penggantian logo baru kinerjanya semakin baik. Amiiin. 

***